INFO : Perbulan Juli 2016, Ibentravel.com Menyisihkan Sebagian Keuntungan dari transaksi penjualan tiket langsung, transaksi tiket sub agen, serta pendaftaran sub agen dan distributor sebesar 10% untuk diberikan kepada yang membutuhkan melalui Badan Amal Terdaftar ( Rumah Zakat Dsb) . Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiin

http://www.ibentravel.com/p/form-pendaftaran-distributor.html



www.ibentravel.com / www.arenatiket.in
PCI Blok D.103 No.5
Cilegon - Banten
PLATINUM AGEN
PT. Arena Tiket Indonesia
Akta Notaris No. : 87, Tanggal : 18 November 2013
Daftar Perusahaan No. : AHU-0125170.AH.01.09 Tahun 2013
SIUP No. : 503/010333/Mkr/V/2014
TDP No. : 120215202007
NPWP No. : 66.589.515.7-542.000

Sabtu, 10 Januari 2015

Usia Berapa Bayi Sudah Bisa Diajak Bepergian dengan Pesawat?

Jakarta - Saat bepergian, tranportasi udara sering menjadi pilihan para orang tua terutama jika mereka memiliki bayi supaya waktu perjalanan tak terlalu lama. Lantas, di usia berapakah sebenarnya bayi sudah boleh diajak bepergian dengan pesawat?

"Sebaiknya di atas usia 3 bulan karena di usia tersebut terjadi fisiologi pertumbuhan dan perkembangan bayi yang maksimal sehingga kondisinya optimal terhadap pergantian kondisi," tutur dr Meta Hanindita dokter yang kini tengah mengambil pendidikan dokter anak di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya.

Dikatakan dr Meta, memang ada beberapa maskapai yang akan meminta surat rekomendasi dokter yang menyatakan anak siap dan boleh terbang. Maka dari itu, dr Meta menyarankan sebaiknya orang tua meminta surat keterangan dokter sebelum mengajak si kecil bepergian.

"Saat take off atau landing, susui bayi untuk menyeimbangkan tekanan dalam telinga agar bayi tidak merasa sakit telinga," imbuh dr Meta saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Sabtu (10/1/2015).

Ibu satu anak ini menambahkan, selama perjalanan, pastikan bayi minum cukup agar tidak dehidrasi karena udara dalam pesawat cenderung kering. Kenyamanan anak juga patut diperhatikan, sama halnya ketika ia diajak bepergian melalui jalur darat.

Dokter yang praktik di RSUD Dr Soetomo ini menyarankan, selama menempuh perjalanan darat, sebaiknya ajak anak berhenti setelah beberapa jam agar anak bisa buang air atau istirahat sebentar.

"Untuk lamanya, tidak ada waktu khusus harus berapa jam, bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak," ujar dr Meta.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berkunjung ke Ibentravel.com