INFO : Perbulan Juli 2016, Ibentravel.com Menyisihkan Sebagian Keuntungan dari transaksi penjualan tiket langsung, transaksi tiket sub agen, serta pendaftaran sub agen dan distributor sebesar 10% untuk diberikan kepada yang membutuhkan melalui Badan Amal Terdaftar ( Rumah Zakat Dsb) . Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiin

http://www.ibentravel.com/p/form-pendaftaran-distributor.html



www.ibentravel.com / www.arenatiket.in
PCI Blok D.103 No.5
Cilegon - Banten
PLATINUM AGEN
PT. Arena Tiket Indonesia
Akta Notaris No. : 87, Tanggal : 18 November 2013
Daftar Perusahaan No. : AHU-0125170.AH.01.09 Tahun 2013
SIUP No. : 503/010333/Mkr/V/2014
TDP No. : 120215202007
NPWP No. : 66.589.515.7-542.000

Senin, 18 Juli 2016

Landasan Pacu Bandara Juanda Diperbaiki, 46 Jadwal Penerbangan Terganggu

Surabaya - Overlay (pemeliharaan) landasan pacu Bandara Internasional Juanda membutuhkan waktu 38 bulan atau sekitar 3 tahun. Sebanyak 46 penerbangan setiap hari mulai pukul 22.00 wib sampai 05.00 wib yang terganggu akibat pengerjaan pemeliharaan landasan pacu sepanjang 3.000 meter (3 Km).

"Ini masalah keselamatan penerbangan. Ini (overlay) pasti jalan, pasti ada pihak dirugikan. Kita tetap komit bahwa safety (penerbangan) di atas segalanya," kata Haruman Sulaksono, Manager Operasional PT Angkasa Pura I, Senin (18/7/2016).

Haruman menerangkan, ada 46 flight domestik maupun internasional yang bisa beroperasi antara pukul 22.00 wib sampai 05.00 wib pagi. Jika rata-rata setiap penerbangan dapat menngangkut 200 orang, maka perjalanan sekitar 9.200 orang terganggu.

"Kalau kita pandang dari sisi komersial, loss (kerugian) bagi pendapatan Angkasa Pura dan juga airline. Namun ini agenda (overlay) harus kita laksanakan bersama-sama, karena ini menyangkut penerbangan. Jadi harus ada yang dikorbankan," tuturnya.

"Kami khawatir jika tidak dilakukan (pemeliharaan) dan 'amit-amit jabang bayi' itu sampai terjadi sesuatu karena landasan rusak, pasti taruhannya lebih besar lagi. Dengan adanya pemeliharaan ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan prima bagi penerbangan," jelasnya.

Haruman menerangkan, overlay ini sebenarnya sudah diagendakan sejak 1 Mei, namun karena ada sesuatu hal sehingga jadwalnya molor dan baru terlaksana mulai hari ini sampai 38 bulan ke depan.

"Sejak Maret lalu kami sudah sosialisasikan ke airline dan komunitas di bandara. Dengan adanya sosialisasi, pihak airline dapat menyusun kembali jadwal penerbangan," ujarnya. (roi/bdh)

Jumat, 15 Juli 2016

Komisi Sriwijaya up to 7%

Kami memberlakukan komisi tambahan untuk maskapai Sriwijaya, hingga 7%.

Periode booking dan periode issued dari tanggal 16-18 juli 2016. Periode terbang untuk kapan saja.

Untuk Agen dengan level distributor mendapatkan komisi 7% dari basic fare.

Untuk Agen dengan level subagent mendapatkan komisi 5.6% dari basic fare.

Tingkatkan level keagenan anda untuk mendapatkan komisi yang lebih maksimal.

Untuk registrasi sub agen maupun distributor silahkan hubungi kami di
PIN BB 57EE580C
WA/TELEGRAM 087772503233

Salam.


Admin ibentravel.com
DISTRIBUTOR & PLATINUM AGEN PT, Arena Tiket Indonesia

Kamis, 14 Juli 2016

Cling! Ini 10 Bandara Paling Bersih di Dunia Tahun 2016

Haneda - Traveler mana yang tidak senang jika berada di tempat yang bersih. Untuk urusan bandara, ada 10 yang terbersih di dunia pada tahun 2016.

Bandara yang bersih kerap jadi favorit para traveler. Karena, sebagian besar waktu sebelum perjalanan dihabiskan di sana. Apalagi jika jadwal penerbangannya mundur atau delay.

Maka dari itu, mendapati bandara yang setiap sudutnya bersih merupakan kebahagiaan tersendiri bagi traveler. Dalam World Airline Awards 2016 yang diadakan Skytrax, tersebutlah 10 bandara paling bersih.

Setiap tahun, Skytrax menyelenggarakan penghargaan di dunia aviasi. Dengan judul World Airline Awards, terkumpullah segala yang terbaik di dunia aviasi. Mulai dari maskapai terbaik, bandara terbaik, sampai semua hal pendukung di dunia aviasi.

Dari mana asal penilaiannya? Data ini didapat dari survei yang dilakukan kepada para pengunjung bandara dari Juni 2015 sampai Februari 2016.

Ada 550 bandara yang dinilai. Segala aspek yang berhubungan dengan traveler tak luput dari penilaian. Mulai dari check in, kedatangan, transit, belanja, imigrasi, sampai kebersihan di bandara. Ada 13,25 juta survei yang disebar di 106 negara berbeda.

Pemenang tahun ini berasal dari pemenang peringkat 4 di tahun 2015 yaitu Bandara Haneda di Tokyo. Bandara Changi di Singapura berada di posisi pertama tahun lalu, tapi tahun ini turun ke peringkat empat.‎

Untuk daftar lengkapnya, berikut 10 bandara terbersih di dunia tahun 2016 menurut Skytrax:

1. Bandara Internasional Tokyo Haneda, Jepang
2. Bandara Chubu Centrair Nagoya, Jepang
3. Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan
4. Bandara Internasional Changi, Singapura
5. Bandara Internasional Narita, Jepang
6. Bandara Zurich, Swiss
7. Bandara Internasional Kansai, Jepang
8. Bandara Munich, Jerman
9. Bandara Internasional Hong Kong
10. Bandara Internasional Taipei Taoyuan, Taiwan

Rabu, 13 Juli 2016

Begini Bahayanya Balon Udara Terhadap Dunia Penerbangan

Yogyakarta - Dalam seminggu terakhir, Lanud Adisutjipto Yogyakarta menerima 18 laporan pilot terkait adanya balon udara saat mereka terbang. Lalu, bagaimana bahayanya balon udara bagi dunia penerbangan?

"Sangat berbahaya. Jika balon tidak ada yang mengendalikan, bisa masuk ke perlintsan penerbangan. Apalagi materialnya yang dari plastik dan ukurannya besar," jelas Kadisops Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Indan Gilang Buldansyah kepada detikcom, Rabu (13/7/2016).

Indan mengatakan, balon udara bisa saja menutup sensor pesawat di antaranya terkait dengan kecepatan dan ketinggian. Belum lagi risiko masuknya balon tersebut ke mesin pesawat.

"Kalau masuk ke flight control, akan bahaya. Pesawat sangat sensitif," imbuhnya.

UU Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, kata Indan, mengatur soal sanksi pidana bagi pihak yang membahayakan penerbangan.

Menurutnya, balon udara menjadi masalah jika dibiarkan terbang bebas tak terkontrol. Jika balon itu bisa dikontrol dan atau terikat di darat pun, seharusnya dikoordinasikan dengan pihak terkait agar bisa dipastikan posisinya aman bagi penerbangan.

"Harus diketahui oleh ATC, agar tidak mengganggu pesawat terbang," tutupnya. (sip/imk)

Capaian Garuda Indonesia di SkyTrax World Airline Awards 2016

Farnborough - Garuda Indonesia meraih predikat World's Best Cabin Staff di SkyTrax World Airline Awards. Namun bagaimana dengan peringkatnya di kategori lain? Simak dulu daftar berikut.

SkyTrax kembali menggelar World Airline Awards. Ini merupakan ajang penghargaan bergengsi untuk penerbangan dunia. Skytrax World Airline Awards kali ini berlangsung di Farnborough, Inggris pada Selasa (12/7) kemarin.

Penghargaan ini merupakan hasil dari survei bulan Agustus 2015-Mei 2016, yang diikuti 19,2 juta traveler dari berbagai belahan dunia. Survei dilaksanakan terhadap lebih dari 280 maskapai dunia. Dan ada 41 aspek utama yang dinilai terkait produk dan layanan yang diberikan oleh perusahaan penerbangan.

Garuda Indonesia pun menjadi maskapai dari Tanah Air yang menorehkan prestasi. Maskapai pelat merah tersebut berhasil menyabet peringkat pertama dalam kategori World's Best Cabin Staff 2016. Menariknya, Garuda Indonesia berhasil mempertahankan posisi pertama selama tiga tahun berturut-turut.

Namun selain itu, peringkat Garuda Indonesia dalam ajang ini juga mengalami naik turun. Sebut saja kategori World's Best Airline. Tahun lalu maskapai tersebut berhasil menduduki peringkat 8, namun kali ini menurun ke nomor 11.

Berbeda dengan kategori World's Best Airline, dalam World's Best First Class Airlines Garuda Indonesia berhasil masuk 10 besar, setelah tahun lalu di bawah 10 besar. Ke depannya, tentu maskapai kebanggaan Indonesia ini diharap bisa mempertahankan, serta meraih peringkat yang lebih tinggi lagi di berbagai kategori.

Berikut prestasi Garuda Indonesia di ajang SkyTrax World Airline Awards 2016:

1. Peringkat 1 World's Best Cabin Staff
2. Peringkat 2 Best Airline Staff in Asia
3. Peringkat 5 Best Airlines in Asia
4. Peringkat 5 Best Business Class Airline Catering
5. Peringkat 6 Best First Class Comfort Amenities
6. Peringkat 7 Best Economy Class Airline Catering
7. Peringkat 8 Best Business Class Comfort Amenities
8. Peringkat 9 World's Cleanest Aircraft Cabin
9. Peringkat 9 Best First Class Airline Seats
10. Peringkat 9 Best First Class Airline Catering
11. Peringkat 9 Best Economy Class Airline Seats
12. Peringkat 10 World's Best First Class Airlines
13. Peringkat 10 World's Best Economy Class Airlines (krn/krn)

Selasa, 12 Juli 2016

Garuda Kembali Dinobatkan Sebagai "Awak Kabin Terbaik Dunia"

FARNBOROUGH, KOMPAS.com – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia untuk kembali dinobatkan sebagai World's Best Cabin Crew dari Skytrax, sebuah lembaga independen pemeringkat penerbangan yang berkedudukan di London.

Penghargaan sebagai awak kabin terbaik dunia tersebut merupakan yang kali ketiga diterima oleh Garuda Indonesia sejak tahun 2014.

CEO Skytrax Edward Plaisted menganugerahkan sendiri penghargaan internasional tersebut  kepada Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo, pada acara Skytrax World Airline Award yang bersamaan dengan ajang pameran kedirgantaraan Farnborough Air Show 2016 di Farnborough, Inggris, Selasa (12/7/2016).

Turut menyaksikan pemberian penghargaan tersebut Wakil Duta Besar Indonesia untuk Inggris Anita Lidya Luhulima, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Utama GMF Juliandra dan sejumlah tokoh masyarakat Indonesia lainnya di London.

Seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo mengatakan perolehan kembali penghargaan sebagai World's Best Cabin Crew ini merupakan kebanggaan yang sangat besar, dan dengan bangga Garuda Indonesia mempersembahkan prestasi ini kepada Bangsa dan Negara Indonesia.

"Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen yang berkelanjutan dan kerja keras dari karyawan-karyawati Garuda Indonesia, khususnya para awak kabin yang telah mempresentasikan layanan terbaik Garuda Indonesia Experience kepada seluruh penumpang kami," kata Arif.

"Penghargaan ini sekaligus juga menjadi tantangan bagi kami semua di Garuda Indonesia ke depannya untuk terus memberikan yang terbaik kepada seluruh pengguna jasa, mengingat bahwa mempertahankan predikat ini terntunya akan lebih sulit," tambahnya.

Penetapan Garuda Indonesia sebagai "The World's Best Cabin Crew 2016" tersebut didasarkan pada penilaian melalui "Customer Satisfaction Survey" yang dilaksanakan oleh Skytrax secara global yang melibatkan lebih dari 18 juta penumpang.

Survei dilaksanakan terhadap lebih dari 245 perusahaan penerbangan internasional, dan diselenggarakan setiap tahunnya dengan mengukur 41 aspek utama terkait produk dan layanan yang diberikan oleh perusahaan penerbangan.

CEO Skytrax Edward Plaisted mengatakan penghargaan "World's Best Cabin Crew" ini merupakan salah satu predikat yang paling bergengsi dalam dunia penerbangan.

"Keberhasilan Garuda Indonesia dalam mempertahankan predikat ini selama tiga tahun berturut-turut merupakan suatu hal yang luar biasa. Garuda Indonesia telah membuktikan wujud konsistensi dalam memberikan kesempurnaan dalam pelayanan kepada seluruh penumpang," ungkap Edward.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Indonesia untuk Inggris Anita Lidya Luhulima pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Garuda Indonesia atas keberhasilan dalam mempertahankan gelar "World's Best Cabin Crew".

"Mempertahankan predikat terbaik bukanlah suatu hal yang mudah. Kami percaya bahwa semua orang di Garuda Indonesia telah bekerja keras khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa. Prestasi ini tentu akan turut mengharumkan nama Indonesia di mata dunia," kata Anita.

Komitmen manajemen dan karyawan Garuda Indonesia untuk senantiasa memberikan hal yang terbaik tertuang melalui berbagai program strategis perusahaan. Kinerja Garuda Indonesia secara bertahap terus mendapat pengakuan internasional. Pada tahun 2016 ini, Skytrax kembali menobatkan Garuda Indonesia sebagai Maskapai Bintang Lima untuk yang kedua kalinya.

"Sesuai dengan strategi perusahaan Sky Beyond, Garuda Indonesia akan terus berfokus dalam aspek pelayanan. Dengan konsep layanan andalan berupa Garuda Indonesia Experience yang didukung dengan pelayanan berbasis hi-tech dan hi-touch, kami optimis Garuda Indonesia akan semakin maju dan berkembang ke depannya," tutup Arif.

Program strategis lainnya dalam mendukung transformasi berkelanjutan adalah pengembangan armada pesawat. Sepanjang tahun 2016 Garuda Indonesia Group akan menerima kedatangan total 17 armada baru yang terdiri dari empat Airbus A330-300, empat ATR72-600, dan delapan Airbus A320 untuk Citilink. Dengan demikian, hingga akhir 2016 ini Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan total 197 armada yang terdiri dari 144 armada Garuda Indonesia dan 53 armada Citilink.

Sejak tahun 2014 lalu, Garuda Indonesia resmi menjadi bagian dari aliansi global SkyTeam, yakni aliansi maskapai global yang beranggotakan 20 anggota maskapai yang menawarkan jaringan global dengan lebih dari 16.320 penerbangan setiap harinya ke 1.057 destinasi di 177 negara. (*)

Senin, 11 Juli 2016

Program baru affiliasi Sub agen di ibentravel.com

Untuk memperluas perkembangan subagen tiket di team ibentravel, 

Maka Akan segera dibuka program affiliasi khusus sub agen ,  dimana KINI sub agen bisa mereferensikan sub agen baru di team ibentravel..  (normal hanya distributor yg bisa meregistrasikan subagen)

Besarnya komisi affiliasi 50% dari biaya registrasi yg masuk di ibentravel dan langsung di transfer ke rekening subagen

Cth : biaya registrasi 150rb,  maka komisi subagen 50%x150rb= 75rb

Jika ada diskon promo registrasi maka dihitung berdasarkan biaya registrasi yg masuk x 50%

Untuk kode referensi menggunakan kode subagen yg sudah terdaftar.. (akan segera dimasukan di form pendaftaran)

Info : invite Pin BB 57EE580C atau WA di 087772503233

Terimakasih

Beni Ferdiansah
Admin ibentravel

Terima Kasih Telah Berkunjung ke Ibentravel.com